Kota Ambon sejak lama dikenal sebagai rahim bagi lahirnya talenta-talenta hebat di dunia olahraga Indonesia. Karakteristik fisik yang kuat, dipadukan dengan mentalitas pejuang, membuat putra-putra daerah dari Maluku ini sering kali mendominasi panggung nasional. Keberhasilan para atlet ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga simbol keberhasilan pembinaan yang dilakukan oleh otoritas olahraga setempat. Saat ini, setidaknya ada lima atlet asal Ambon yang namanya harum karena berhasil menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas), sebuah pencapaian tertinggi bagi setiap olahragawan di tanah air sebelum melangkah ke kancah internasional.
Nama pertama yang patut disebut adalah sosok tangguh dari cabang olahraga atletik, khususnya nomor lari jarak pendek. Kecepatan dan daya ledak yang dimiliki oleh sprinter asal Ambon ini telah teruji di berbagai ajang kejuaraan nasional sebelum akhirnya dipanggil untuk membela bendera Merah Putih. Keberadaannya di Pelatnas membuktikan bahwa pembinaan atletik di Ambon masih berada di jalur yang benar. Disiplin tinggi yang diterapkan sejak berlatih di klub lokal menjadi modal utama baginya untuk bersaing dengan pelari-pelari tercepat dari seluruh penjuru nusantara. Konsistensi dalam menjaga waktu tempuh menjadi kunci mengapa ia tetap menjadi pilihan utama tim pelatih nasional.
Selanjutnya, di urutan kedua dan ketiga, kita melihat dominasi atlet Ambon pada cabang olahraga bela diri, khususnya karate dan tinju. Sudah bukan rahasia lagi bahwa Ambon adalah lumbung bagi petinju-petinju kelas dunia. Salah satu putra terbaik Ambon kini tengah mengasah kemampuannya di Pelatnas tinju untuk persiapan ajang multicabang internasional. Pukulannya yang keras dan ketahanan fisik di atas ring menjadi ciri khas yang sulit ditandingi. Sementara itu, di cabang karate, kecepatan gerakan dan ketepatan teknik atlet putri asal Ambon juga telah membawanya masuk ke dalam jajaran elit karateka nasional. Prestasi mereka menunjukkan bahwa Ambon tidak pernah berhenti memproduksi petarung-petarung andal.
Di posisi keempat, terdapat atlet dari cabang olahraga dayung. Sebagai anak daerah yang tumbuh di wilayah pesisir, kemampuan mendayung seolah sudah menjadi insting alami. Kekuatan otot lengan dan koordinasi napas yang baik membuatnya menonjol di antara atlet lainnya.