Secara spesifik, Ambon City of Music & Sport menonjolkan bagaimana budaya lokal memengaruhi teknik bertanding. Atlet dari Maluku dikenal memiliki kelincahan kaki yang luar biasa, yang sering kali dikaitkan dengan tradisi tarian daerah yang menuntut koordinasi ritmik yang rumit. Dalam tinju atau pencak silat, kemampuan atlet untuk membaca ritme lawan dan memberikan serangan balik pada waktu yang tepat sangat dipengaruhi oleh insting musikal mereka. Musik tidak lagi dianggap sebagai hiburan semata, melainkan sebagai alat ukur presisi bagi setiap Latihan Atlet yang dijalankan di pusat-pusat pelatihan daerah.
Dalam kesehariannya, metode Latihan Atlet di Ambon mulai mengintegrasikan unsur audio sebagai bagian dari sport science. Para pelatih menyadari bahwa musik memiliki kemampuan unik untuk mengatur detak jantung dan memicu fokus mental yang dalam. Dalam latihan lari jarak jauh atau renang, penggunaan musik dengan tempo tertentu membantu atlet untuk menjaga konsistensi langkah dan pernapasan. Pengaruh Ritme Musik ini membuat latihan yang berat terasa lebih ringan karena otak terdistraksi oleh harmoni yang menyenangkan, sementara tubuh tetap bekerja pada intensitas maksimal.
Inovasi ini juga didukung oleh penelitian tentang psikologi olahraga. Ritme yang cepat dapat memicu pelepasan adrenalin yang diperlukan untuk cabang olahraga yang mengandalkan ledakan tenaga (power), sedangkan musik dengan tempo lambat dan stabil membantu proses pemulihan dan penenangan saraf setelah sesi latihan yang melelahkan. Dengan mengadopsi prinsip Ritme Musik, para pelatih di Ambon mampu menciptakan program latihan yang lebih variatif dan tidak monoton, sehingga para atlet tidak mudah mengalami kejenuhan mental selama masa persiapan turnamen panjang.
Label Ambon City of Music & Sport juga membawa dampak positif bagi industri kreatif dan pariwisata di Maluku. Acara-acara olahraga kini sering kali dipadukan dengan pertunjukan musik kolosal, menciptakan pengalaman yang unik bagi penonton maupun peserta. Hal ini membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi pertunjukan seni yang indah, dan musik bisa menjadi disiplin fisik yang menuntut. Sinergi ini memperkuat citra Ambon sebagai kota yang dinamis, di mana bakat seni dan bakat raga tumbuh subur dalam satu ekosistem yang saling mendukung.