Perkembangan dunia olahraga di era digital telah melahirkan cabang-cabang baru yang berbasis teknologi dan strategi pikiran. Menanggapi tren global ini, otoritas olahraga di Kota Ambon mengambil langkah visioner dengan mulai Gelar Kompetisi yang melibatkan ribuan talenta muda di bidang ketangkasan digital. Langkah ini diambil bukan hanya untuk mengikuti arus, tetapi sebagai bentuk pengakuan bahwa ketangkasan dalam ruang virtual juga membutuhkan disiplin, refleks, dan kerja sama tim yang sama kuatnya dengan olahraga konvensional. Ambon ingin menjadi pionir dalam memfasilitasi minat anak muda yang sangat tinggi di sektor ini.
Fokus pada sektor Olahraga Virtual ini merupakan bagian dari adaptasi terhadap kemajuan zaman di mana batas antara fisik dan digital semakin menipis. Melalui turnamen ini, para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan strategis dalam berbagai kategori permainan yang sudah diakui secara internasional. Meskipun dilakukan di depan layar, aspek fisik seperti ketahanan mata, kecepatan tangan, dan ketenangan mental menjadi faktor penentu kemenangan. Dengan adanya wadah resmi ini, diharapkan stereotip negatif mengenai bermain game dapat bergeser menjadi pandangan positif terhadap aktivitas yang memiliki nilai kompetitif dan edukatif.
Industri E-sport kini telah tumbuh menjadi ekosistem ekonomi dan prestasi yang sangat menjanjikan di seluruh dunia. Di Ambon, potensi bakat-bakat lokal sebenarnya sangat melimpah, namun sering kali mereka tidak memiliki panggung untuk unjuk gigi secara profesional. Kompetisi ini hadir untuk mencari bibit-bibit unggul yang nantinya akan dibina lebih lanjut agar bisa mewakili daerah maupun negara dalam kejuaraan yang lebih besar. Dengan manajemen kompetisi yang profesional, para pemain didorong untuk memiliki sikap sportif dan menjunjung tinggi kode etik profesionalisme sebagai seorang atlet digital.
Event ini diproyeksikan menjadi yang Terbesar di wilayah Indonesia Timur pada musim kompetisi tahun 2026. Skala penyelenggaraan mencakup penyediaan infrastruktur jaringan internet berkecepatan tinggi, area pertandingan yang ergonomis, hingga sistem penyiaran langsung (live streaming) yang menarik bagi penonton di media sosial. Partisipasi peserta tidak hanya datang dari dalam kota, tetapi juga mengundang tim-tim tangguh dari luar pulau untuk meningkatkan level persaingan. Hal ini sekaligus menjadi promosi bagi Ambon sebagai kota yang ramah terhadap perkembangan teknologi dan kreativitas anak muda.