Pemilihan cabang olahraga Unggulan didasarkan pada potensi alam dan budaya Maluku. Misalnya, olahraga air seperti Dayung dan Selam menjadi prioritas karena topografi kepulauan dan ketersediaan laut yang ideal. Begitu pula dengan Tinju, yang secara historis telah melahirkan banyak petinju hebat dari Ambon.
KONI Ambon mengalokasikan sebagian besar dana pembinaan untuk cabang-cabang yang masuk kategori Unggulan. Dana ini dialokasikan untuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), peningkatan nutrisi, dan mendatangkan pelatih bersertifikasi. Tujuannya adalah menciptakan standar latihan yang kompetitif.
Untuk memastikan keberlanjutan prestasi, KONI Ambon bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga dalam program pembibitan usia dini. Cabang Unggulan diwajibkan melakukan talent scouting rutin di sekolah dan klub, membentuk kaderisasi atlet yang berjenjang dan terstruktur.
Meskipun fokus pada cabang Unggulan, KONI Ambon tetap memberikan perhatian kepada cabang olahraga non-prioritas yang menunjukkan peningkatan prestasi signifikan. Setiap medali emas yang diraih, dari cabor manapun, mendapat apresiasi yang setara sebagai bentuk motivasi.
Tantangan terbesar yang dihadapi adalah menjaga agar atlet Unggulan tetap bertahan di Ambon dan tidak pindah ke provinsi lain yang menawarkan insentif lebih besar. Oleh karena itu, KONI Ambon terus bernegosiasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan jaminan kesejahteraan yang kompetitif.
KONI Ambon juga aktif mempromosikan atlet dan cabang olahraga Unggulan mereka ke media nasional. Publisitas ini penting untuk menarik sponsorship dari pihak swasta, menambah sumber pendanaan di luar dana hibah pemerintah, dan meningkatkan citra positif daerah.
Secara keseluruhan, strategi KONI Ambon ini mencerminkan pendekatan yang realistis dan strategis. Dengan memprioritaskan yang terbaik, mereka berharap dapat mencapai target hat-trick medali dan mengembalikan kejayaan olahraga Maluku di pentas nasional dan internasional.
Dengan fokus pada beberapa cabor kunci ini, KONI Ambon membuktikan bahwa keberhasilan dalam olahraga adalah hasil dari manajemen yang selektif dan efisien. Fokus adalah kunci untuk mengubah potensi lokal menjadi prestasi nyata.