Penggunaan nada musik tradisional alat petik Sasando diterapkan sebagai metode terapi relaksasi otot dan pikiran bagi atlet di Ambon. Alunan nada merdu yang dihasilkan oleh instrumen bernilai seni tinggi ini terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan atlet pascamengikuti pertandingan ketat. Sesi terapi relaksasi diselenggarakan di dalam ruang pemulihan khusus dengan mengombinasikan alunan musik dan teknik pernapasan teratur. Metode alami ini mempercepat proses pemulihan kebugaran fisik serta mengembalikan ketenangan mental para atlet.
Para pakar fisioterapi olahraga dan seniman musik bekerja sama dalam merancang komposisi nada khusus yang sesuai dengan frekuensi gelombang otak. Suara petikan dawai yang lembut membantu mengendurkan ketegangan jaringan otot serta melancarkan sirkulasi darah ke seluruh bagian tubuh atlet. Kehadiran musik tradisional sebagai sarana pendamping terapi fisik memberikan warna baru dalam metode modern pemulihan kondisi atlet daerah. Banyak atlet mengaku merasa lebih segar dan penuh energi setelah menjalani sesi relaksasi musik ini.
Inovasi pemanfaatan warisan budaya lokal dalam dunia keolahragaan ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan akademisi dan pengurus olahraga. Program relaksasi berbasis seni ini rutin dilaksanakan pada setiap akhir pekan di pusat pemusatan latihan atlet Kota Ambon. Pemanfaatan musik tradisional ini memperbukti bahwa seni lokal memiliki kegunaan praktis yang sangat besar bagi kesehatan jiwa dan raga. Pelestarian budaya tradisional dapat berjalan seiring dengan upaya peningkatan prestasi olahraga modern saat ini.
Lingkungan tempat terapi dirancang sangat nyaman dengan pencahayaan yang lembut guna mengoptimalkan efek relaksasi alunan musik Sasando bagi atlet. Pelatih kebugaran mencatatkan adanya penurunan tingkat stres dan peningkatan kualitas tidur para atlet secara signifikan pascamenjalani terapi. Kondisi fisik dan mental yang seimbang membuat para atlet siap kembali menghadapi porsi latihan berat dengan semangat baru. Ambon membuktikan bahwa pendekatan budaya lokal mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia olahraga.
Penerapan metode terapi musik tradisional ini akan terus dikembangkan dengan melibatkan instrumen musik khas kawasan timur Indonesia lainnya. Penelitian ilmiah mengenai dampak alunan musik tradisional terhadap performa fisik atlet terus dilakukan oleh tim ahli setempat. Pengalaman sukses ini diharapkan dapat diaplikasikan oleh kontingen olahraga daerah lain dalam merawat kondisi fisik dan mental atlet mereka. Seni dan olahraga bersatu menciptakan harmonisasi yang indah demi meraih prestasi setinggi-tingginya.