Prestasi olahraga Ambon kini memasuki fase baru, didorong oleh kolaborasi erat antara Pemerintah Kota (Pemkot), KONI, dan partisipasi aktif masyarakat. Kemitraan ini menjadi kunci sukses dalam upaya Pengembangan Olahraga Ambon secara menyeluruh, mencakup aspek pembinaan, fasilitas, hingga peningkatan kualitas hidup warganya.
Pemkot Ambon telah menetapkan regulasi daerah yang mengikat tentang penyelenggaraan keolahragaan. Regulasi ini menjadi payung hukum untuk menjamin pemerataan akses dan dukungan finansial yang berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan Pengembangan Olahraga Ambon berjalan terencana, sistematis, dan adaptif terhadap tantangan global.
KONI Ambon berperan sebagai koordinator utama yang menjembatani kebutuhan cabang olahraga (cabor) dengan dukungan pemerintah. KONI fokus pada manajemen talenta dan pembinaan atlet usia dini. Sinergi ini menjamin bahwa setiap kebijakan Pemkot langsung relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Peran masyarakat sangat sentral dalam Pengembangan Olahraga Ambon. Komunitas olahraga, klub lokal, dan sekolah didorong untuk menjadi agen perubahan. Mereka adalah sumber utama pembibitan atlet. Masyarakat juga diundang untuk aktif dalam sport tourism dan olahraga rekreasi.
Salah satu program unggulan dalam Pengembangan Olahraga Ambon adalah revitalisasi sarana dan prasarana. Fasilitas olahraga publik seperti lapangan dan venue direnovasi agar memenuhi standar kelayakan. Hal ini memotivasi atlet untuk berlatih keras dan menarik minat masyarakat untuk beraktivitas fisik.
Pemkot Ambon mendorong skema pendanaan inovatif, tidak hanya bergantung pada APBD. Kemitraan dengan BUMN/BUMD serta sektor swasta digencarkan untuk sponsor atlet dan program latihan. Ini menciptakan ekosistem Pengembangan Olahraga yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Ambon memiliki sejarah atlet berprestasi, dari tinju hingga atletik. Program Intermediasi Keolahragaan yang digelar Pemkot dan Dispora bertujuan mengembalikan kejayaan tersebut. Kolaborasi lintas sektor ini mencari solusi terbaik untuk mengisi kekosongan cabor yang mulai meredup.
Visi jangka panjangnya adalah menjadikan Ambon sebagai Sport Tourism City. Dengan mengintegrasikan budaya, pariwisata, dan olahraga, Pengembangan Olahraga diharapkan tidak hanya mencetak juara, tetapi juga mendongkrak ekonomi lokal. Setiap event olahraga menjadi potensi wisata.