Ambon manise selalu dikenal sebagai tanah para seniman dan musisi, namun di balik itu, bakat sepak bola yang mengalir di darah pemudanya tidak kalah mempesona. Sejarah mencatat banyak pemain keturunan Maluku yang sukses merumput di liga-liga elit dunia, terutama di Belanda. Kini, ambisi besar tersebut kembali dibangkitkan dengan sebuah Target Liga Eropa yang sangat terukur. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ambon melihat bahwa potensi fisik dan teknik yang dimiliki oleh putra daerah sudah saatnya tidak hanya berhenti di level nasional, melainkan harus berani merambah ke panggung internasional untuk bersaing dengan pemain-pemain kelas dunia.
Langkah konkret ini diawali dengan cara KONI Ambon melakukan pemanduan bakat yang sangat ketat di berbagai kompetisi lokal. Mereka tidak hanya mencari pemain yang lincah mengolah bola, tetapi juga mereka yang memiliki kecerdasan taktis serta kedisiplinan tinggi. Fokus utama saat ini adalah melakukan pembinaan khusus untuk posisi penyerang. Upaya dalam program yang sedang Siapkan Striker Muda ini melibatkan pelatih-pelatih berpengalaman yang memahami standar permainan di Benua Biru. Para pemain ini digembleng dengan porsi latihan fisik yang setara dengan akademi sepak bola di luar negeri, mulai dari penguatan otot hingga kecepatan pengambilan keputusan di depan gawang lawan.
Belanda dipilih sebagai destinasi utama bukan tanpa alasan yang kuat. Selain faktor kedekatan historis, sistem pembinaan sepak bola di Belanda dikenal sebagai salah satu yang terbaik dalam mematangkan talenta muda. Program ini bertujuan agar para pemain Ambon bisa Main di Belanda melalui jalur kemitraan profesional dengan beberapa klub di sana. Persiapan yang dilakukan mencakup kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing serta adaptasi budaya. Mentalitas pemain harus dibentuk agar tidak mudah merasa rindu rumah atau goyah saat menghadapi kerasnya persaingan di liga profesional. Ini adalah sebuah misi besar untuk membuka jalur karir yang lebih luas bagi talenta Maluku di masa depan.
Dalam prosesnya, KONI Ambon juga bekerja sama dengan pihak swasta dan agensi pemain resmi untuk memastikan transparansi dan keamanan jalur karir para pemain. Dukungan infrastruktur lapangan yang memadai di Ambon pun terus ditingkatkan agar para striker muda ini bisa berlatih dengan standar rumput yang menyerupai lapangan di Eropa. Kurikulum latihan yang diadopsi mencakup aspek nutrisi dan sport science, sehingga secara fisik mereka siap bertarung dalam duel-duel udara maupun kecepatan lari. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi pemicu bagi cabang olahraga lain untuk juga berani menatap kompetisi internasional sebagai standar pencapaian mereka.