Kota Ambon, yang sejak lama dikenal sebagai kota musik, kini semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi di wilayah timur Indonesia. Menghadapi kalender olahraga tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) wilayah Ambon sedang berada dalam tahap persiapan intensif untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya. Fokus utama yang dicanangkan oleh pengurus adalah pencapaian target medali yang lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan pada periode-periode sebelumnya. Persiapan ini tidak hanya melibatkan latihan fisik yang keras di lapangan, tetapi juga perencanaan strategis yang matang dalam hal pemilihan cabang olahraga prioritas dan manajemen performa atlet secara keseluruhan.
Sektor prioritas yang menjadi tumpuan harapan adalah cabang olahraga perairan dan bela diri, di mana atlet Ambon secara tradisional selalu mendominasi. Pelatihan terpusat atau yang sering disebut sebagai pemusatan latihan daerah (Pelatda) kini mulai dilakukan dengan durasi yang lebih panjang dan intensitas yang terukur. Para pengurus KONI Ambon secara rutin melakukan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi latihan untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan atlet, mulai dari peralatan hingga dukungan nutrisi, terpenuhi dengan baik. Kesejahteraan atlet menjadi kunci utama agar mereka dapat fokus sepenuhnya pada target juara tanpa harus terbebani oleh masalah administratif atau logistik yang seharusnya menjadi tanggung jawab organisasi.
Dalam aspek teknis, strategi yang diterapkan kali ini melibatkan kolaborasi dengan para analis data olahraga untuk memantau progres fisik dan teknik para atlet. Setiap perkembangan, sekecil apapun, dicatat dan dievaluasi untuk menentukan strategi bertanding yang paling efektif. Pemahaman mengenai peta kekuatan lawan di tingkat nasional juga terus diperdalam melalui analisis rekaman pertandingan sebelumnya. Dengan persiapan yang sangat detail ini, diharapkan para atlet tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki keunggulan taktis saat menghadapi situasi sulit di lapangan pertandingan. Ambisi untuk menjadi yang terbaik di setiap kejuaraan nasional merupakan motor penggerak utama bagi seluruh elemen yang terlibat dalam persiapan besar ini.
Dukungan psikologis atau mentalitas juara juga menjadi pilar yang tidak terpisahkan dari persiapan kontingen. Mengingat tekanan dalam sebuah turnamen besar sangat tinggi, pendampingan oleh psikolog olahraga diberikan secara rutin kepada para atlet unggulan.